Kontestan Galaxy Superstar 2, POWER GIRLS (Dok. Galaxy Superstar)
Kontestan Galaxy Superstar 2, POWER GIRLS (Dok. Galaxy Superstar)
VIVAlife – Usia Monica Eva Sancti memang masih terbilang muda. Namun, gadis kelahiran 10 Februari 1997 ini, punya tekad kuat. Meski kerap ditolak dalam berbagai ajang pencarian bakat batasan usia, ia berhasil meraih sejumlah penghargaaan khususnya dalam bidang tarik suara.
Baru-baru ini, Monica sukses membawa pulang juara tiga perlombaan menyanyi se-Tangerang Selatan. Menurut Monica, hasrat bermusiknya banyak dipengaruhi oleh keluarga.
“Saya tertarik pada dunia tarik suara karena setiap hari, keluarga saya khususnya orangtua selalu memutarkan musik di rumah. Dari sinilah ketertarikan saya untuk mulai bernyanyi mulai muncul,” ujar gadis yang akrab disapa Monic ini.
Diakui penggemar Sistar ini, ia menyukai semua jenis lagu tanpa melihat spesifik genre. Namun ketika ditanyai soal genre musik favorit, ia menyukai musik yang beraliran pop dan jazz.
Tahun 2010 misalnya, ia sempat tampil menghibur di panggung Java Jazz. Baginya musik adalah sesuatu yang dapat mempengaruhi suasana hati dan membuatnya jadi lebih bahagia. Finalis asal Jakarta ini juga menyatakan bahwa dirinya telah jatuh cinta pada musik Korea.
“Inspirasi saya datang dari Jay Park. Ia punya aksi panggung dan kemampuan yang luar biasa,” ucapnya.
| Grup | : Power Girls |
| No ID | : 30/ Jakarta |
| Umur | : 16 tahun |
| Vocal Trainer | : Nina Tamam |
| Dance Trainer | : Mr. Jang |
***
Bagi Maria Margaretha, dunia seni bukan hal yang asing lagi. Sejak di Taman Kanak-Kanak, ia sudah belajar tari tradisional. Kemudian dilanjutkan dengan modern dance saat duduk di bangku SMP.
“Saya mulai menari tarian tradisional, kemudian di SMP hingga duduk di bangku kuliah mengikuti modern dance,” ucap dara berusia 20 tahun ini.
Beberapa waktu lalu, Maria dan grup lamanya sempat meraih prestasi yang cukup membanggakan. Ia meraih juara pertama dalam acara Volume Up Party Showcase ’4minute’ di Jakarta. Baginya mengikuti gaya Korea ketika bernyanyi dan menari dalam acara tersebut adalah sebuah tantangan.
Dengan penuh semangat , Maria mengatakan bahwa dirinya selalau menganggap menari adalah luapan ekspresi yang sarat akan kekuatan. Katanya, ilmu dalam menari itu luas.
Meski lebih piawai menari dibandingkan menyanyi, Maria mengaku akan berusaha menampilkan yang terbaik. Oleh karena itu, selama mengikuti karantina yang akan diselenggarakan hingga bulan Juli mendatang, Maria berharap dapat terus mengikuti semua pelajaran.
| Grup | : Power Girls |
| No ID | : 13/ Jakarta |
| Umur | : 20 tahun |
| Vocal Trainer | : Nina Tamam |
| Dance Trainer | : Mr. Jang |
***
Ini kali kedua Prima Kanya Paramita mengikui audisi Galaxy Superstar. Gagal di audisi seson satu tak mematahkan semangatnya menunjukkan kemampuan menari yang sudah digelutinya sejak kecil.
Tari tradisional, mulai tari Jawa, Betawi, sampai Saman ia bisa. Tahun 2004, Gadis yang akrab disapa Anya ini pernah menjuarai lomba menari tingkat nasional. Belakangan, ia lebih menggeluti modern dance. Selain tari ia juga sempat les vokal.
“Skill dance yang lebih unggul karena sudah belajar macam-macam kan,” papar gadis yang mengidolakan Jeanine Mason dan Maliq ‘n d Essentials.
Dengan mengikuti Galaxy Superstar 2 yang dimentori langsung oleh para ahli dari Korea, Anya ingin mewujudkan cita-citanya menjadi penyanyi sekaligus penari.
“Aku juga suka Korea, tapi nggak banget. Tapi siapa tahu dengan ikut ini bisa go international,” ujarnya berharap.
| Grup | : Power Girls |
| No ID | : 14/ Jakarta |
| Umur | : 19 tahun |
| Vocal Trainer | : Nina Tamam |
| Dance Trainer | : Mr. Jang |
***
Berambut lurus dengan wajah oriental. Gadis bernama Grace Novita ini juga mahir berbahasa Mandarin. Layak saja, ia pernah mengenyam setahun pendidikan bahasa di Liuzhou, China. Tak sekadar belajar bahasa, gadis kelahiran Jakarta, 6 November 1992 itu juga menyulam prestasi di sana.
Sebagai penyanyi solo, ia pernah menjadi juara pertama lomba karaoke Mandarin. Tak hanya itu, Grace juga mendapat juara dua di perlombaan lain. Lomba vokal antar kampus di Liuzhou.
“Waktu itu aku sepanggung dengan artis-artis China dan Taiwan,” ujarnya bangga.
Berbekal ijazah dari sekolah bahasa di China, Grace bekerja di sebuah perusahaan China di Tanah Air. Namun kini, ia tak dapat membendung keinginan menjadi penyanyi. Grace pun mendaftar di Galaxy Superstar Season 2.
Oleh perusahaan tempatnya bekerja, Grace mendapat dukungan penuh. Pemuja Agnes Monica ini mengaku berlatih keras untuk ajang Galaxy Superstar ini.
“Latihannya memang dilebihin, soalnya aku lemot soal dance,” tuturnya mengakui.
| Grup | : Power Girls |
| No ID | : 20/ Jakarta |
| Umur | : 20 tahun |
| Vocal Trainer | : Nina Tamam |
| Dance Trainer | : Mr. Jang |
![]()
