Sepekan, 3 Kericuhan Nodai Sepakbola Indonesia

Satu orang tewas dalam bentrok yang terjadi di Stadion Manahan, Solo.

Rusuh di Stadion Manahan, Solo  

VIVAbola – Kericuhan kembali mewarnai sepakbola Indonesia. Tak hanya menimbulkan korban luka, bentrok yang melibatkan suporter bahkan kembali menelan korban jiwa.

Dalam sepekan ini, setidaknya dua kericuhan menodai jalannya babak 8 besar Liga Super Indonesia (ISL) 2014. Sedangkan satu keributan lainnya menodai laga babak 8 besar Divisi Utama yang mempertemukan Persis Solo melawan Martapura FC.

Awal pekan ini, babak 8 besar ISL Grup L dinodai dengan keributan yang terjadi pada laga Persipura Jayapura Vs Arema Cronus di Stadion Mandala, Jayapura. Kericuhan diawali dengan adu jotos bek tuan rumah Ruben Sanadi dan pemain Arema, Dendi Santoso. Perkelahian ini memicu emosi penonton sehingga ikut melempari pemain.

Kiper Kurnia Meiga yang berusaha membela rekannya juga tidak luput dari intimidasi. Dia bahkan dicekik dan dipukul oleh ofisial Persipura. Wasit kemudian mengganjar Ruben dan Dendi dengan kartu merah, sedangkan Kurnia dihadiahi kartu kuning. Dalam laga ini, Persipura akhirnya berhasil memenangkan laga dengan skor 2-1.

Masih dari ISL, keributan antarsuporter juga menodai kemenangan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya, Rabu, 22 Oktober 2014. Bentrok terjadi di tribun penonton dan sempat terekam oleh kamera wartawan. Meski tidak sampai mengganggu jalannya pertandingan, keributan ini telah mencoreng citra Maung Bandung.

Di hari yang sama, keributan juga pecah di Stadion Manahan Solo usai pertandingan Persis Solo melawan Martapura FC. Suporter tuan rumah yang tidak puas dengan kepemimpinan wasit nekat menerobos ke tengah lapangan dan melempari wasit.

Pihak kepolisian berusaha menghalau massa. Namun penonton yang emosi tetap berbuat anarkis dan mengejar pemain lawan yang berlari ke arah lorong ganti. Massa juga membakar sepeda motor polisi dan merusak sejumlah kendaraan yang terparkir.

Akibat kejadian ini, satu orang penonton yang mengenakan kaos merah bertuliskan Persis Solo ditemukan tewas dengan luka di bagian dada. Polisi menyebut korban diduga sebagai intel polisi dan dikeroyok hingga tewas oleh sesama suporter. (ita)

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left

  • Rusuh di Stadion Manahan, LIGA Gelar Rapat Darurat

  • Ayah Hansamu Minta Barito Bimbing Anaknya

  • Pelatih PBR Ungkap Kunci Sukses Taklukkan Mitra Kukar

  • Kandaskan Persela, Semen Padang Puncaki Klasemen Grup K

  • Babak I: Persela Tertinggal dari Semen Padang

  • Akhiri Paceklik Gol, PBR Menang Tipis Atas Mitra Kukar

  • Babak I: PBR & Mitra Kukar Kesulitan Cetak Gol

right

Persebaya Krisis Pemain, Persib Tetap Waspada

Kedua tim akan bertarung di Stadion Si Jalak Harupat, sore ini.

Penyerang Persib Bandung, Tantan (ANTARA/Novrian Arbi)

VIVAbola – Kabar baik menghampiri Persebaya Surabaya jelang pertandingan melawan Persib Bandung, sore ini, Rabu, 22 Oktober 2014. Tiga dari delapan pemain yang sempat cedera sudah dipastikan bisa tampil di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang.

Ketiga pemain itu adalah, OK John, Manahati Lestusen, dan Hasyim Kipuw. “Progres mereka yang paling baik di antara pemain lainnya,” kata Pelatih Persebaya, Rahmad Darmawan. “Sementara Ricardo (Salampessy), Alfin (Tuasalamony), Greg (Nwokolo) , Fandi (Eko Utomo) dan mungkin Dedi (Kusnandar), tidak bisa dimainkan untuk pertandingan nanti. Mudah-mudahan jangan nambah lagi,” sambung RD.

 Badai cedera memang sempat menghantam Bajul Ijo jelang putaran kedua babak 8 besar Grup L Liga Super Indonesia (ISL) 2014. Delapan pemain cedera dan sempat diragukan bisa tampil saat bertandang ke markas Persib Bandung, Si Jalak Harupat. Satu nama lainnya, yang juga diragukan tampil adalah Abdul Rahmad Lestaluhu.
 
 Selain dihantui cedera pemain, persiapan Bajul Ijo, juga dikabarkan masih terganggu masalah non teknis, yakni belum lunasnya gaji para pemain. Rentetan permasalahan ini tentu saja membuat tugas RD semakin berat. Apalagi, selama babak 8 besar, Bajul Ijo belum pernah menang dan kini menempati posisi terbawah di klasemen Grup L.
 
 Pada putaran pertama, Persebaya juga nyaris kalah saat menjamu Persib di Gelora Bung Tomo. Sempat tertinggal 0-1, Bajul Ijo akhirnya terselamatkan oleh gol bunuh diri pemain lawan. “Kami sangat siap dan berharap menang. Laga ini bagi kami seperti final. Kami sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi mereka,” kata RD.

“Semua (pemain Persib) akan menjadi perhatian untuk diwaspadai. Karena saya pikir, Persib punya tim yang di setiap lininya terdapat pemain kunci yang sangat menentukan permainan. Dan banyak sekali pemain penting di sana,” sambung RD.

Sementara itu, Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, enggan memikirkan kondisi tim tamu. Sebaliknya, mantan pelatih Pelita Jaya itu tetap meminta para pemainnya untuk tetap waspada saat menjamu Bajul Ijo, sore ini. “Menurut saya, itu hanya psywar saja. Bermain di kandang, akan kami manfaatkan semaksimal mungkin.”

Prakiraan Pemain
Persib Bandung (4-3-3):
I Made Wirawan;
Supardi, Vladimir Vujovic, Jupriyanto, Tony Sucipto;
Atep, Taufiq, Firman Utina;
Tantan, Ferdinand Sinaga, Konate Makan
Pelatih: Djajang Nurdjaman
 
Persebaya (4-2-3-1):
Jendry Pitoy;
Vava Mario Yagalo, OK John, Ambrizal, Novri Setiawan;
Zainal Haq, Manahati Lestusen;
M Ilham, Isaac Pupo, Greg Nwokolo;
Emmanuel Kenmogne
Pelatih: Rahmad Darmawan

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left

  • Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Hari Ini

  • Striker Persib Penasaran Jebol Gawang Persebaya

  • Persib Anggap Duel dengan Persebaya Sebagai Laga Final

  • Lawan Persib, Persebaya Bakal Kerja Keras

  • Persib Dituntut Segera Amankan Tiket Semi Final

  • Pelatih Persib Enggan Terlena oleh Psy War RD

  • Antisipasi Kedatangan Bonek, Polisi Siapkan Truk

right

Lawan Totti, Bintang Bayern Ini Pilih “Angkat Topi”

Thomas Mueller (REUTERS/Ralph Orlowski)

VIVAbola - Francesco Totti mungkin tak secepat dulu. Namun trequartista AS Roma ini tetap menjadi momok menakutkan bagi lawan. Hal itu diakui bintang Bayern Munich, Thomas Mueller.

Meski telah berusia 38 tahun, namun Totti memang masih membuktikan kualitasnya sebagai salah satu gelandang mumpuni. Hal itu dibuktikan gol Totti saat Roma menahan imbang Manchester City 1-1.

Francesco Totti

Torehan gol Totti ke gawang The Citizens itu menjadikan “Sang Pangeran Roma” sebagai pemain tertua yang berhasil mencetak gol di ajang Champions League. Catatan ini yang dianggap Mueller pantas diwaspadai rekan-rekannya saat Bayern tandang ke markas Roma, dini hari nanti WIB.

Bayern akan menyambangi Olimpico, Roma untuk melanjutkan catatan 100 persen kemenangan di penyisihan Grup E Champions League. “Totti bukan hanya seorang legenda. Loyalitasnya ke Roma tak tertandingi. Saya angkat topi untuk dia atas hal itu,” kata Mueller dilansir Soccerway.

Meski mengakui ancaman seorang Totti, namun Mueller juga masih sangat yakin timnya akan kembali meraih kemenangan. “Namun kami ingin menang melawan Totti karena kami ingin segera lolos ke fase knock out secepat mungkin,” kata Mueller.

Di persaingan Grup E, Bayern Munich masih memimpin dengan 6 poin dari dua kemenangan. Sedangkan Roma menjadi runner up sementara dengan torehan 4 poin dari sekali menang dan sekali imbang. (ita)

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left


  • Kecam Hasil Laga, Totti Diserang Istri Presiden Juventus

  • Ini Kata Totti Usai Jadi Pencetak Gol Tertua di Champions League

  • Bobol Gawang ManCity, Totti Akhiri Kemandulan di Inggris

  • Kesetiaan Totti dan Lahm Menginspirasi Benatia

  • Roma Ingin Tiru ‘Dongeng Cinderella’ Atletico Madrid

  • Bintang Madrid Kegirangan Dapatkan Jersey Totti

Arsenal Kini Punya Calon “Raja Tekel”

Bellerin masih mencatat tekel bersih 100 persen.

Klub

Pemain Bintang


  • Héctor Bellerín

Hector Bellerin.  

VIVAbola - Bek muda Arsenal, Hector Bellerin, telah melakoni debut di pentas Premier League bersama The Gunners. Dan bek lulusan akademi muda Barcelona ini digadang-gadang bakal menjadi “raja tekel” di Arsenal.
Meski Arsenal harus puas ditahan imbang 2-2 oleh Hull City di Emirates Stadium, Sabtu kemarin, namun laga ini memang terasa spesial bagi sosok Bellerin. Bek berusia 19 tahun ini telah melakoni debut di pentas Premier League.

Pemilik nama lengkap Hector Bellerin Moruno ini terpaksa dimainkan manajer Arsene Wenger setelah tim berjuluk Meriam London ini kehilangan dua bek kuncinya, Mathieu Debuchy dan Calum Chambers. 

Dan dilansir hereisthecity, Bellerin sepertinya sukses membayar kepercayaan Wenger. Meski Arsenal gagal meraih poin penuh di kandang, namun permainan bek kelahiran Barcelona ini sangat memukau.

Sepanjang laga kontra Hull, Bellerin tampil efektif dan lugas. Bahkan, ia berhasil mempertahankan rekor 100 persen tekel bersihnya di pertandingan tersebut. Tiga tekel Bellerin berakhir dengan sempurna.

Di pertandingan sebelumnya di pentas Champions League, Bellerin juga berhasil melakukan dua tekel bersih dari dua percobaan yang dilakukannya. Catatan-catatan ini yang membuat Bellerin sepertinya bakal didaulat sebagai raja tekel Arsenal. (one)

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left

  • Wenger Dituding Arogan Hadapi Reporter Wanita

  • Jadi Pahlawan untuk Arsenal, Welbeck Tetap Kecewa

  • Lini Pertahanan Arsenal Buat Wenger Cemas

  • Chelsea Dibandingkan Arsenal 2003/04, Ini Tanggapan Fabregas

  • Wenger Cemas Arsenal Tercecer dari Persaingan Gelar EPL

  • Gol Telat Welbeck Selamatkan Arsenal dari Kekalahan di Kandang

  • Babak I, Arsenal Vs Hull City Berbalas Gol

right