Kasus Penganiayaan, Bassist Zigaz Dilaporkan ke Polisi

Band Zigaz  

VIVAlife – Personel grup band Zigaz, Ebi, dilaporkan mantan kekasihnya sendiri, Nathalie Holscher, ke Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu, 20 April 2014. Nathalie mengaku Ebi telah menganiaya dia dan asistennya, Denny.

Kata Denny, saat kejadian itu Ebi dalam kondisi setengah sadar, kemungkinan sedang berada dalam pengaruh minuman keras.

“Dia (Ebi) baru pulang dari Exodus jam 04.30 pagi dalam keadaan mabuk, ngomong ngelantur, dia bilangnya mau ambil barang. Aku lalu minta asisten aku yang bawain barangnya,” kata Nathalie, saat ditemui di Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu, 20 April 2014.

Setelah kejadian itu Denny langsung berusaha mengantarkan barang yang dimaksud Ebi serta memenuhi keinginannya untuk bertemu Nathalie. Tiba-tiba Ebi langsung mendorong Denny serta memukul dia hingga jatuh.

“Saya bawa tas dan jaketnya, terus Ebi mau ketemu Nathalie. Sampai lantai 3 itu yang benar-benar saya kaget, dia dorong saya sampai jatuh, habis dorong, dia mukul saya. Ada empat kali mukul, sama nendang juga,” tutur Denny.

Akibat kejadian itu, Denny mengaku mengalami rasa sakit di bagian mata, bibir, di bawah jambang, serta di bagian pinggang. Nathalie sendiri mengalami luka di bagian bibir dalam setelah didorong hingga terbentur kulkas.

“Pas dia (Denny) dipukul, aku lihat dia dipukul. Aku didorong juga (sama Ebi) sampai kena kulkas. Satpam langsung naik ke atas,” paparnya.

Nathalie dan Denny telah melaporkan Ebi ‘Zigaz’ dengan nomor laporan LP/233/K/IV/2014/PMJ/ResJaksel/Sek Pancoran. Ebi diancam terjerat Pasal 351 tentang penganiayaan. (ren)

Timnas U-19 Berpeluang Hadapi Liverpool dan ManCity

Minggu, 20 April 2014, 11:51 WIB

Haryanto Tri Wibowo, Satria Permana

Pemain Timnas U-19 merayakan gol (Antara)

VIVAbola – Timnas Indonesia U-19 dijadwalkan beruji coba melawan Liverpool U-21 dan Manchester City U-21. Uji coba itu berpeluang digelar saat kedua tim asal Inggris itu melakukan kunjungan ke Indonesia pada akhir Mei 2014.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, di sela-sela acara ulang tahun ke-84 PSSI di Senayan, Sabtu 19 April 2014 malam. Awalnya Liverpool U-21 dan ManCity U-21 hanya direncanakan menghadapi klub-klub lokal saat melakukan kunjungan ke Indonesia.

Namun, Joko mengatakan pihaknya sedang berupaya mempertemukan Timnas U-19 dengan Liverpool U-21 dan ManCity U-21. Pria yang juga menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia itu menegaskan pihaknya harus melakukan diskusi dengan pelatih Indra Sjafri sebelum mengambil keputusan.

“Memang ada rencana untuk mempertemukan Liverpool U-21 dan ManCity U-21 dengan Timnas U-19 untuk beruji coba. Tapi, sampai saat ini belum ada keputusan yang pasti terkait rencana itu. Kami harus diskusi terlebih dulu dengan pelatih Indra Sjafri. Pekan depan dia sudah pulang dari Timur Tengah,” ujar Joko.

Seperti diketahui, pasukan Garuda Jaya saat ini memang memerlukan lawan tanding untuk persiapan tampil Piala Asia U-19 2014 di Myanmar, Oktober 2014. Sebelumnya, Evan Dimas dan kawan-kawan sudah melakoni Tur Nusantara dan Tur Timur Tengah.

Pada Tur Timur Tengah, Timnas U-19 mampu meraih tiga kemenangan, satu kali imbang dan satu kali kalah. Terakhir, tim Garuda Jaya bermain imbang 2-2 melawan klub asal Uni Emirat Arab, Al Shabab. (adi)

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left


  • Babak I, Indonesia U-19 Ungguli Al-Shabab U-19

  • Susunan Pemain Indonesia U-19 Vs Al-Shabab U-19

  • Lawan Al Shabab, Timnas U-19 Diminta Lebih Efektif

  • VIDEO: 2 Kartu Merah, Timnas U-19 Kembali Tumbangkan UEA

  • Demi Bela Indonesia, Pemain Timnas U-19 Absen UN

  • Babak I, Indonesia U-19 Ungguli Uni Emirat Arab

  • Timnas U-19 Pertahankan Susunan Pemain Lawan UEA Jilid II

right

Bosan dengan Kue Ulang Tahun? Coba Pizza Cake

Pizza Cake terdiri dari enam lapisan pizza. (pizzagamechangers)

Pizza Cake terdiri dari enam lapisan pizza. (pizzagamechangers)

VIVAlife – Banyak cara unik dilakukan restoran pizza untuk mempromosikan produk mereka. Salah satunya Boston Pizza.

Restoran asal Kanada tersebut meminta masyarakat untuk memilih salah satu ide hidangan pizza sebagai menu baru dalam sebuah jajak pendapat. Salah satu varian pizza yang sukses menempati peringkat pertama adalah Pizza Cake.

Tidak diketahui bagaimana rasa dan seberapa besar ukuran Pizza Cake. Namun jika pizza biasanya hanya terdiri dari satu lapisan adonan maka Pizza Cake memiliki enam lapisan. Menurut situs web Boston Pizza, kue juga cukup besar untuk disajikan dalam sebuah pesta ulang tahun dan pernikahan.

Selain Pizza Cake, dalam promosi bertajuk Pizza Game Changers, Boston Pizza juga menampilkan beberapa ide varian baru pizza, seperti Calzono, Pizza Taco, hingga Pizzaburger Sliders. Seperti dilansir laman Huffington Post, promosi tersebut akan berakhir pada 1 Juni 2014 mendatang.

Industri Musik Anak Menghilang, Kasus Kekerasan Meningkat

Salah satu faktor yang mempengaruhi kasus ini kerap meningkat karena kurangnya sarana hiburan untuk anak (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

Salah satu faktor yang mempengaruhi kasus ini kerap meningkat karena kurangnya sarana hiburan untuk anak (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews – Maraknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, dinilai lantaran lemahnya pengawasan dan hukum yang berlaku untuk pelaku.

Tak hanya itu, salah satu faktor yang mempengaruhi kasus ini kerap meningkat karena kurangnya sarana hiburan untuk anak. Khususnya lagu.

Demikian disampaikan pengarang atau pencipta lagu anak, Erwanda Papa T Bob, saat ditemui usai menggelar acara anak di Tamini Square, Jakarta Timur, Sabtu 19 April 2014.

Selain berkurangnya sarana media, khususnya hiburan musik khusus anak, kondisi ini, kata Papa T Bob, semakin diperparah dengan gencarnya serangan industri musik dewasa yang bersifat kurang mendidik bagi para anak di bawah umur.

“Kita ambil contoh, sekarang ini anak-anak lebih menghafal lagu oplosan, yang maknanya kurang baik bagi mereka. Ini bisa mempengaruhi karakter dan perkembangan anak,” ungkapnya.

“Saat ini, yang lebih mengkhawatirkan lagi kasus kekerasan dan pelecehan anak semakin mengerikan. Mungkin ini efek dari kurangnya lagu anak”.

Papa T Bob mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Ia pun mendesak pemerintah, aparat, orangtua dan tokoh-tokoh pemerhati dan pelindung anak lebih memikirkan hal itu.

“Ada apa dengan negara ini. Ini sudah sangat keterlaluan. Anak-anak ini sangat kasihan. Selalu mereka yang jadi korban. Saya berharap pemerintah cepat turun tangan. Saya pun akan terus berjuang kembali menghidupkan dunia anak, salah satunya yang saya bisa, ya dengan musik,” tuturnya.

Bersama Maya Agustina, salah satu Ratu Dongeng, Papa T Bob juga berjanji akan memberikan dukungan dan upaya pemulihan trauma pada para korban dengan mendatanginya dan membuat sebuah event, di mana acaranya adalah untuk mendorong semangat kreativitas para anak Indonesia.

“Salah satunya ya ini, Tamini Square sudah sangat membantu kami dengan memberikan izin penyelenggaraan acara anak. Kami berharap, ini dapat ditiru oleh pelaku usaha bisnis mal lainnya,” kata Maya.

“Kami memang selalu memberikan waktu di mana minimal satu hari, kami mengadakan event khusus untuk acara anak dan keluarga,” timpal Bebby Anggrayani, selaku Manager Marcom, Tamini Square, Jakarta Timur. (one)