“Belum Ada Judul” Buka Konser Kangen Iwan Fals

Iwan Fals (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

Iwan Fals (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAlife - Penyanyi legendaris Iwan Fals sepertinya ingin membuktikan dirinya eksis di dunia musik Indonesia. Malam ini, Sabtu 25 Mei 2013, ia tampil prima dalam konsernya di Serang, tepatnya di Lapangan Wulan Dira.

Dalam konser, Iwan Fals memanjakan penggemar setianya dengan 18 lagu andalan. Dengan gitar dan harmonika kesayangannya, Iwan membuka konser dengan lagu “Belum Ada Judul”.

“Semuanya senang. Oke bro kita lanjutkan malam Minggu ini dengan lagu-lagu saya,” ujarnya di atas panggung penuh semangat.

Penampilan pria berusia 51 tahun itu masih sangat enerjik. Ia lalu membawakan serangkaian lagu hitsnya. Antara lain, “Tak Lagi Biru Lautku”, “Desa”, “Bongkar”, “Robot Bernyawa”, “Kuda Lumping”, “Nyanyian Jiwa”, “Tergila-gila”, “Aku Sayang Kamu”, “Entah”, “Lagu Satu”, “Air Mata Api”, “Sampah”, “Hio”, dan “Kesaksian”.

Ia merasa sangat tersanjung dengan kehadiran ribuan OI (Orang Indonesia), sebutan untuk para penggemarnya. Mereka dengan setia menunggu penampilannya sejak sore hari.

“Ini dari Serang semua? Terima kasih sampai saat ini masih mencintai saya,” ujarnya. (art)

Wajib Tahu, Penyakit yang Bisa Memicu Disfungsi Ereksi

Gangguan seksual. (istockphoto)

Gangguan seksual. (istockphoto)

VIVAlife - Tak banyak pria menyadari bahwa disfungsi ereksi atau DE dapat disebabkan penyakit tertentu. Salah satunya adalah diabetes. Pria yang mengalami diabetes, berisiko dua kali lebih tinggi memiliki kadar hormon testosteron lebih rendah.

Sindrom metabolik ini akan membuat level testosteron berkurang 30-40 persen. Padahal, kadar testosteron sangat penting dalam menciptakan hasrat seksual, mempertahankan tingkat energi, dan menciptakan suasana hati yang baik. Kesemuanya merupakan hal utama dalam melakukan aktivitas seksual.

“Kelainan metabolik (sindrom metabolik) dapat menjadi salah satu timbulnya DE, karena adanya gangguan pada produksi testosteron,” ujar Em Yunir SpPD, KEMD, ahli endokrin FKUI-RSCM, saat ditemui di Jakarta.

Oleh karena itu, pria dengan diabetes sangat dianjurkan untuk mengontrol gula darahnya secara teratur. Kalau tidak dikontrol dapat menyebabkan kerusakan pada organ vital pada tubuh, termasuk organ seksual.

“Kemampuan organ vital mengembang akan melemah, kecepatan respons pada stimulasi butuh waktu lama. Kondisi ini biasanya akan menetap,” ujar dr. Em Yunir.

Terkait data keterkaitan antara diabetes melitus dengan disfungsi ereksi, di Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo misalnya, tercatat sebanyak 40 persen pria dengan diabetes mengalami disfungsi ereksi.

Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah disfungsi ini, yang harus diterapi pertama kali adalah penyakit penyerta terlebih dahulu. Baru dilakukan penyembuhan disfungsi ereksi.

Untuk menjaga kualitas kehidupan seksualnya, penderita diabetes harus menerapkan gaya hidup sehat. Dianjurkan untuk berhenti merokok, dan tidak minum minuman alkohol. Menurut dr. Em Yunir, 50-60 persen pasien diabetes bisa disembuhkan, namun tergantung dari tingkat keparahan penyakit.

Selain itu, bukan hanya penyakit diabetes yang memicu disfungsi ereksi pada pria. Hipertensi, penyakit jantung, dan obesitas juga bisa memicu gangguan seksual pada pria. Faktanya, pria dengan lingkar perut lebih dari 90 cm atau obesitas berisiko tinggi mengalami disfungsi ereksi. (art)

Pangeran William Jagokan Bayern Juara Liga Champions

Presiden FA ini bertaruh Bayern akan menang 2-0.

Klub

Berita Terkait

  • Bomber Maut Bayern Idolakan Ibrahimovic
  • Bayern Munich Sudah Belajar dari Chelsea dan Inter
  • Menilik 6 Final Liga Champions di Wembley
  • VIDEO: Dua Raksasa Jerman Adu Strategi di Final Liga Champions
  • Dortmund Tebar Pesona di London Jelang Final

Pangeran William bersama Presiden UEFA, Michel Platini (Reuters)

VIVAbola – Final Liga Champions antara Borussia Dortmund kontra Bayern Munich yang akan berlangsung dini hari nanti, di Stadion Wembley, tak luput dari perhatian keluarga kerajaan Inggris. Termasuk Pangeran William. Presiden Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) tersebut pun sudah menjagokan salah satu tim Bundesliga tersebut.

Siapakah tim yang dijagokan William? Ternyata, calon Raja Inggris tersebut lebih memilih Bayern sebagai kandidat juara. Hal ini diutarakannya ketika menghadiri kongres UEFA di Hotel Grosvenor, London, Jumat 24 Mei 2013.

Di acara tersebut, putra dari Pangeran Charles ini juga mengungkapkan kebanggaan, karena FA bisa menjadi tuan rumah final Liga Champions di saat FA merayakan ulang tahun ke-150.

“Suatu kebanggaan bagi kami, FA, untuk bisa menjadi tuan rumah kongres UEEFA dan tentu saja final Liga Champions. Saya menjagokan Bayern Munich dan skornya 2-0 untuk mereka. Sangat luar biasa bisa menjadi tuan rumah di kompetisi terbaik klub Eropa, saat kami merayakan ulang tahun ke-150,” papar suami dari Catherine Middleton tersebut dilansir Daily Mail.

Ini merupakan pertama kalinya Dortmund dan Bayern berhadapan di final. Klub yang juga menjadi rival di Bundesliga tersebut masing-masing mengalahkan Real Madrid dan Barcelona di semifinal.

Bagi Bayern, ini merupakan final ke-13 mereka. Namun, mereka lebih sering menelan kekalahan. Terakhir, di musim lalu, FC Hollywood harus takluk dari Chelsea lewat adu penalti di Allianz-Arena. (art)

• VIVAbola   |   Share :  

Kewajiban Eyang Subur Setelah Melepaskan Tiga Istrinya

Istri-istri Eyang Subur (VIVAnews/Muhamad Solihin)

Istri-istri Eyang Subur (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAlife - Resmi melepaskan istri ke-5, 7, dan 8, tanggung jawab Eyang Subur tak lantas selesai begitu saja. Ada beberapa kewajiban yang harus ia lakukan. Hak dan kewajiban itu pun tertera di Surat Pernyataan Pelepasan sebagai pendamping hidup Eyang Subur.

Di antara hak dan kewajiban yang disebutkan, Eyang Subur diharuskan untuk memberikan nafkah kepada anak-anak yang dihasilkan dari pernikahan tersebut. Istri-istrinya pun berhak mendapatkan harta selama pernikahan berlangsung. Hal ini tertera dalam surat perjanjian yang ditandatanganinya.

“1. Pihak pertama berhak untuk tak mendapatkan tuntutan hukum dari pihak kedua terkait adanya pelepasan hubungan hukum antara pihak pertama dan pihak kedua sebagai suami istri.

2. Pihak kedua mendapatkan harta dari pihak pertama selama perkawinan antara perkawinan pihak pertama dan kedua menjadi hak pihak kedua.

3. Pihak pertama berkewajiban untuk menafkahi anak-anak yang dilahirkan dari hasil pihak pertama dan kedua sampai dengan dewasa, atau telah menikah, atau sampai berusia 21 tahun.

4. Pihak kedua berhak dan berkewajiban untuk mengasuh dan mendidik anak-anak dari hasil pernikahan pihak pertama dan kedua dengan sebaik-baiknya.

5. Pihak pertama memberikan tempat tinggal yang layak kepada pihak kedua sebagai tanggang jawab sosial.

Eyang Subur resmi melepaskan istri ke-5 Reny Mulya Ningsih, ke-7 Anniesa, dan ke-8 Nita Septiarini. Disebut melepaskan dan bukan cerai, karena perkawinan ke-5 dan seterusnya sudah tidak bisa disebut pernikahan.

Menurut tim kuasa hukum Eyang Subur, Anas Alaidi, setelah pelepasan ini, ketiga istri Eyang akan tetap tinggal di rumah Eyang.

“Setelah pelepasan ini, status istri itu sementara ditampung di sini, sampai dapat tempat yang layak. Untuk teknis itu masalah internal kami,” ujar Anas. (art)