Mourinho: Premier League Mulai Gila

Hasil yang diraih beberapa tim dinilai tak masuk akal.

Klub

Manajer Chelsea, Jose Mourinho (REUTERS/Eddie Keogh)

VIVAbola – Manajer Chelsea, Jose Mourinho, menilai Premier League musim ini tak hanya berbeda dengan liga-liga yang lain. Menurut dia, kasta tertinggi sepakbola di Negeri Ratu Elizabeth tersebut sudah lebih dari kata spesial.

Bagi Mourinho, Premier League sudah mulai masuk dalam kategori “gila”. Penilaian ini disampaikan manajer asal Portugal tersebut setelah melihat hasil pertandingan di pekan ke-5.

Mourinho mengatakan, hasil yang diraih beberapa tim tak masuk akal. Salah satunya hasil imbang 1-1 yang diraih Chelsea saat melawan Manchester City.
“Kami menang 6-3 lawan Everton (lalu imbang lawan ManCity). Manchester United sudah unggul 3-1 dan kemudian kalah 3-5 di Leicester. (Crystal) Palace bertandang ke Everton dan menang. Ini lebih dari spesial, saya pikir Premier League menjadi sedikit gila,” kata Mourinho seperti dikutip Mirror.
Terkait hasil imbang 1-1 yang diraih timnya saat bertemu Manchester City, Mourinho menilai itu murni kesalahan timnya. Pria 51 tahun itu berpendapat, John Terry dan kawan kawan bermain terlalu emosional setelah unggul 1-0 melawan 10 pemain ManCity.
Meski demikian, manajer Chelsea ini tetap memaklumi kesalahan anak asuhnya. “Jelas kami membuat kesalahan untuk gol mereka. Ketika Anda bermain melawan tim papan atas, Anda harus fokus pada setiap aspek pertandingan. Tapi, selalu ada momen di mana Anda melakukan kesalahan,” tutur mantan bos Real Madrid tersebut. (art)

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left

  • Kompany Nikmati Duelnya dengan Diego Costa

  • Fans Chelsea Tewas Gara-gara Gol Lampard

  • Bek Chelsea: Gol Lampard Biasa, Tapi Kostumnya Aneh

  • Lampard Janji Lakukan Selebrasi Jika Cetak Gol Lagi

  • Costa Bantah Bicara Hal Buruk Soal Atletico

  • Bobol Gawang Chelsea, Lampard Ukir Rekor Baru

  • Pulang ke Inggris, Fabregas “Lupakan” Wenger

right

Pelatih Thailand Bicara Kelebihan “Mesin Gol” Timnas U-23

Thailand U-23 pun khawatir dengan kekuatan bomber “Garuda Muda”.

Klub

Pemain Indonesia, Ferdinand Sinaga (kanan), di Asian Games 2014 (ANTARA FOTO/Saptono)

VIVAbola – Ferdinand Sinaga menjadi andalan tim nasional Indonesia U-23 dalam urusan membobol gawang lawan. Tim Thailand U-23 pun khawatir dengan kekuatan bomber “Garuda Muda” tersebut.

Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga terakhir Asian Games Grup E, Senin 22 September 2014 pukul 18.00 WIB. Pertandingan nanti krusial dalam perebutan posisi puncak klasemen.

Tim asuhan Aji Santono akan tetap mengandalkan Ferdinand di sektor depan. Bukan tanpa alasan, penyerang Persib Bandung itu sudah mencatatkan 6 gol dalam dua laga Asian Games sejauh ini.

Ditanya soal hal tersebut, pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang, mengungkapkan masih buta dengan kekuatan Indonesia. Namun, ia sadar betul dengan kekuatan dua pemain senior Timnas U-23.

“Saya tidak tahu kekuatan mereka, tapi kedua pemain senior mereka sangat kuat. Ferdinand adalah seorang penyerang yang cepat sedangkan pemain naturalisasi, Victor Igbonefo, kuat di lini belakang. Yang jelas kami tak akan anggap remeh,” ujar Kiatisuk pada Siam Sport.

Kiatisuk juga mengungkapkan Thailand akan tetap menggunakan skema 4-3-3, yang sudah digunakan sejak SEA Games 2013 lalu. Saat itu, mereka merebut medali emas.

Meski gaya permainan Tim Gajah Putih sudah diketahui oleh para lawan, Kiatisuk menegaskan timnya akan tetap mengoptimalkan serangan dari kedua sisi sayap mereka.

“Semua pemain sudah sangat mengerti pergerakan formasi ini dan membuat permainan yang sangat baik. Meski Indonesia sadar akan hal itu, kami tidak terlalu khawatir,” imbuh legenda sepakbola Thailand tersebut. (one)

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left

  • RD Prediksi Indonesia Tekuk Thailand

  • Pemain Berdarah Swiss Jadi Andalan Thailand Hadapi Timnas U-23

  • Timnas U-23 Wajib Waspadai Performa Menawan Thailand

  • Jadwal Timnas U-23 Vs Thailand di Asian Games Sore Nanti

  • Lawan Thailand, Ujian Sesungguhnya Timnas U-23

  • Aji Sebut Peluang Timnas U-23 dan Thailand Berimbang

  • Lawan Indonesia U-23, Thailand Takut Pemainnya Cedera

right

Joe Hart Gerah dengan Kedatangan Caballero ke City

Hart belum ditawari kontrak baru oleh manajemen The Citizens.

Klub

Pemain Bintang


  • W. Caballero

  • J. Hart

Kiper Manchester City, Joe Hart. (REUTERS/Michael Dalder)

VIVAbola – Kiper Manchester City, Joe Hart, mengungkapkan, dia tidak yakin tentang masa depannya bersama juara bertahan Premier League tersebut.  Hart kehilangan tempatnya sebagai kiper nomor satu ManCity setelah kedatangan Willy Caballero pada bursa transfer musim panas lalu.

Hart kini harus bersaing dengan Caballero untuk memperebutkan tempat di bawah mistar gawang The Citizens. Bukan hanya itu, Hart juga belum ditawari perpanjangan kontrak. Padahal pemain lain seperti, Vincent Kompany, Sergio Aguero, David Silva, Edin Dzeko, Samir Nasri, dan Aleksandar Kolarov  sudah diganjar kontrak baru.

“Apa saja tentang kontrak baru adalah berita bagi saya. Saya belum mendengar apa-apa. Satu masih punya hampir dua tahun kontrak yang tersisa. Itu semua saya sadari,” kata Hart, seperti dikutip dalam Daily Mail, Minggu 21 September 2014. 

Pemain berusia 27 tahun memahami ada kompetisi tingkat atas antar pemain di sebuah klub seperti ManCity. Kiper Timnas Inggris ini juga sadar harus terus tampil mengesankan untuk mencegah Caballero mengambil tempatnya sebagai kiper utama ManCity.

“Saya tidak bisa mengeluh tentang hal itu (kedatangan Caballero) dan saya tidak bisa terlalu senang mengenai hal itu. Saya menghargai itu lebih dari siapa pun, sekarang kami memiliki minimal dua pemain berkualitas untuk setiap posisi tunggal dan posisi kiper tidak berbeda,” katanya.

“Saya yakin dia akan mendapatkan kesempatan untuk bermain dalam pertandingan-pertandingan kami, sama halnya seperti saya. Dan kami harus menjalaninya,” ujar dia.

Malam ini WIB, ManCity akan menjamu Chelsea di Etihad Stadium dalam pertandingan lanjutan kompetisi Premier League. Hart pun belum mengetahui apakah dia akan dipercaya sebagai starter dalam laga itu, atau Caballero yang mengisi pos penjaga gawang. (ms)

Lihat berita menarik lainnya klik di sini

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left

  • ManCity Vs Chelsea, Aguero Fit & Siap Adu Tajam dengan Costa

  • Perjudian Mourinho di Laga Kontra ManCity

  • ManCity Punya Senjata untuk Lumpuhkan Diego Costa

  • 8 Catatan Menarik Jelang ManCity Vs Chelsea

  • Mourinho: Lampard Bisa Gantikan Saya Jadi Manajer Chelsea

  • Toure Ingin Bawa ManCity Juara Liga Champions

  • ManCity Bertekad Hentikan Rekor 100% Chelsea

right

“Ronaldo Hebat, Tapi Favorit Saya Sergio Ramos”

Ramos dinilai merupakan seorang pemimpin dan juara dunia.

Klub

Pemain Bintang


  • Sergio Ramos

  • Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos. (Twitter)

VIVAbola – Deportivo La Coruna akan menjamu Real Madrid pada laga lanjutan La Liga, Sabtu 20 September 2014 malam WIB. Pelatih Brancoazuis, Victor Fernandez pun lalu berkomentar tentang pemain-pemain Los Merengues yang patut diwaspadai.
Fernandez tak menampik kalau Ronaldo merupakan pemain paling berbahaya yang dimiliki Madrid. Namun, mantan pelatih Real Betis, Real Zaragoza, dan Celta Vigo itu rupanya lebih mengidolai bek El Real, Sergio Ramos ketimbang Ronaldo. 

“Kami akan memberi perhatian kepada skuad mereka secara keseluruhan, meski tak dapat disangkal bahwa Cristiano adalah pemain kunci mereka. Dia pemain kompetitif yang selalu ingin lebih baik dan juga memecahkan berbagai rekor,” ujar Fernandez, seperti dilansir AS.

“Tapi bagaimanapun, favorit saya adalah Sergio Ramos. Dia melakukan segalanya dengan baik, seorang pemimpin dan juara dunia. Saya akan senang jika memiliki satu di antara keduanya,” lanjut pelatih berusia 53 tahun asal Spanyol tersebut.

Dari tiga pertandingan pertama La Liga musim ini, Madrid sudah kalah dua kali, dan membuat berada di peringkat 14 klasemen sementara. Namun, Fernandez mengatakan kalau juara Liga Champions musim lalu itu bangkit, sehingga dia tak mau terlalu yakin pada laga nanti.

“Madrid banyak mendapat kritik pada dua laga mereka (di La Liga). Namun bagaimanapun, mereka menunjukkan permainan sepakbola kolektif. Ini tak menjadi keuntungan bagi para rival mereka, karena musim baru saja dimulai. Madrid tak pernah menyerah,” tuturnya.

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left

  • Curhat, Chicharito Merasa Tak Dipercaya MU


  • Mourinho Ingin Kembali ke Madrid, Ini Reaksi Ancelotti

  • Ada Nama Casillas di Bagian Penting Tubuh Seksi Wanita Ini

  • Mourinho: Kembali ke Madrid? Jelas Ya

  • Gareth Bale Ingin Kembali ke Tottenham

  • 3 Musim Terlewati, Bek Madrid Merasa Makin Dewasa