Raih Kemenangan, PBR dan PSM Jaga Asa Lolos 8 Besar

PBR menang 3-0 atas Persijap, PSM mengalahkan Persela 3-1.

Klub

Pelita Bandung Raya (PBR) (ANTARA FOTO)

VIVAbola – PBR (Pelita Bandung Raya) dan PSM Makassar sama-sama menjaga asa mereka lolos ke babak 8 besar. Keduanya berhasil menambah poin sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara ISL usai bertanding pada Sabtu, 24 Agustus 2014.

Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, PBR sukses menundukkan tamunya, tim juru kunci wilayah Barat, Persijap Jepara dengan skor meyakinkan 3-0.

Mantan striker andalah Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas memborong dua gol di laga itu masing-masing d menit 42 dan 90+2. Sedangkan gol lainnya dihasilkan oleh Agus Indra.

Tambahan poin sempurna membuat “Boys Are Back” semakin ketat menempel Persija Jakarta di tempat terakhir posisi empat besar. Kedua kubu hanya terpaut 2 poin (PBR 29, Persija 31). Hanya saja tim satu kota Persib masih punya tabungan 2 laga sedangkan Macan Kemayoran cuma sekali lagi tampil.

Sementara PSM berhasil merangsek ke posisi empat klasemen wilayah Timur dengan usai mengalahkan pesaing kuatnya Persela Lamongan dengan skor meyakinkan 3-1.

M. Rahmat menjadi bintang pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo. Dia mencetak dua gol pada menit 25 dan 57. Kurniawan Karman menyumbang satu gol lainnya. Sedangkan satu-satunya balasan dari Persela lahir dari Burhadunin Nihe. PSM sebenarnya punya poin yang sama dengan Persela, 25. Namun mereka unggul dalam perhitungan selisih gol.

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

left


  • Demi Amankan Peluang ke 8 Besar, PBR Siap Lumat Persijap

  • Pelatih PBR Kembali “Semprot” Wasit

  • Bekap Persik, PBR Jaga Peluang ke 8 Besar

  • Sempat Tertinggal, PBR Ungguli Persik di Babak I

  • Wasit Persija Vs PBR Dinilai Tidak Berat Sebelah

  • Lawan Persik, Lini Belakang PBR Terancam Keropos

  • Teruskan Kebangkitan, PSM Buka Peluang ke Delapan Besar

right

So Ji Sub: Saya Lebih Suka Dibilang Seksi

So Ji Sub (Giordano)

VIVAlife- Aktor juga rapper asal Korea Selatan, So Ji Sub sukses  mencuri perhatian banyak wanita lewat drama seri The Master Sun.

Beberapa waktu lalu, pria tampan kelahiran 4 November 1977 ini pun kembali membuat geger penggemarnya saat tampil dalam jumpa fans di Singapura.

Saat itu, penggemar fanatiknya banyak yang memuji ketampanan Ji Sub. Namun, tiba-tiba saja ia menyatakan  lebih senang jika disebut seksi.

Seperti dilansir Xin Msn, Ji Sub sempat diwawancarai kurang dari 20 menit di hadapan para fans di City Square Mall, Singapura. Melihat Ji Sub tersenyum dan berbicara, membuat para penggemarnya berteriak histeris.

Teriakan penggemar terdengar semakin kencang kita pembawa acara tersebut menggoda Ji Sub dengan pertanyaan santai. Ia meminta Ji Sub berkata jujur, dengan bertanya, “Apakah kamu pikir kamu tampan.”

Ji Sub pun menjawab tanpa malu-malu, “Kurasa aku lebih suka disebut seksi daripada tampan.”

Aktor ini biasanya dikenal lebih pemalu dan pendiam. Namun saat tampil dihadapan 200 penggemar wanita ia terlihat lebih banyak tertawa.

Selain berakting, belakangan Ji Sub juga sering tampil menjadi rapper. Ia bahkan baru saja mengeluarkan album baru yang menjelaskan perasaannya selama 18 tahun berkarir di dunia akting.

“Saya sendiri yang menulis liriknya dan saya harap kalian bisa merasakan apa yang sudah saya lakukan selama ini dalam berkarir,” jelasnya dalam video XinMsn.

Selain Master Sun, So Ji Sub juga sering bermain dalam beberapa judul serial dan film. Seperti Memories of Bali, Sorry I Love You, Cain and Abel dan Always.

Mengenal ALS, Penyakit Gangguan Saraf Motorik

Penyintas ALS, Stephen Hawking. (Reuters)

Penyintas ALS, Stephen Hawking. (Reuters)

VIVAlife – Anda pasti penasaran dengan aksi menuangkan seember air es ke kepala yang banyak dilakukan para selebritas internasional, baru-baru ini.

Mereka tentu saja tidak melakukan hal itu hanya karena iseng, melainkan sebagai bentuk dukungan penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) atau yang juga dikenal sebagai Lou Gehrig’s Disease.

Apa itu ALS? Melansir situs resmi ALS Association, alsa.org, penyakit tersebut memengaruhi sel saraf motorik di otak serta tulang belakang. Imbasnya, mereka yang terkena penyakit tersebut secara perlahan-lahan akan mengalami kelumpuhan akibat sel-sel saraf motorik yang terus melemah dan mati.

Nama ALS sendiri disarikan dari bahasa Yunani, yang berarti tidak adanya nutrisi otot. Ketika, nutrisi tidak mencapai otot, akibatnya otot tubuh melemah dan akhirnya lumpuh. Selain itu, area lateral di tulang belakang, dimana saraf motorik berlokasi, juga mengalami pengerasan yang memperparah kelumpuhan.

Gejala awal ALS adalah kelumpuhan otot secara tiba-tiba, terutama pada lengan dan kaki. Setelah itu, ALS akan memengaruhi kemampuan berbicara, menelan hingga bernafas.

“Saat otot tidak lagi menerima sinyal dari saraf motorik yang mengatur fungsi pergerakan maka otot akan mengecil dan pada akhirnya tidak bisa menopang tubuh secara keseluruhan,” ujar Direktur Sains dan Wakil Presiden Riset ALS Association Lucie Bruijn, Ph. D.

Bruijn menambahkan, hingga kini penyebab ALS belum diketahui. “Telah banyak riset dilakukan, namun kami belum bisa menemukan penyebab fisiologis dari penyakit ini. Oleh karena itu, hingga kini pun belum ada obat dan perawatan yang bisa menyembuhkan ALS,” katanya.

Meski demikian, terdapat obat yang dianggap cukup bisa menahan dan mengurangi laju kematian saraf motorik pada ALS, yakni riluzole. Ditambah dengan teknologi dan terapi, gejala ALS bisa ditanggulangi dan penderita ALS masih bisa memiliki kebebasan mereka, serta punya harapan hidup yang lebih baik.

Selain itu, Bruijn juga mengingatkan bahwa ALS merupakan penyakit yang sangat variatif. “Tidak ada dua orang ALS yang punya pengalaman atau perjalanan yang sama,” sebutnya.

Salah satu pesohor yang terkenal sebagai penyintas ALS adalah fisikawan Stephen Hawking yang sudah hidup dengan ALS selama lebih dari 50 tahun, serta gitaris Jason Becker yang telah hidup dengan ALS selama 25 tahun.

Lebih banyak menyerang pria

Secara statistik, ALS bisa dikategorikan dalam penyakit langka. Namun, ALS merupakan penyakit saraf motorik yang paling umum ditemukan.

Penyakit ini bisa menyerang berbagai ras etnis, mulai Kaukasia hingga Asia, namun lebih banyak ditemukan pada ras Kaukasia, dengan probabilitas 1,2-4 berbanding 100 ribu. Pada ras lain, angkanya jauh lebih rendah.

ALS umumnya menyerang mereka yang berusia antara 40-60 tahun, tapi tidak menutup kemungkinan menyerang mereka yang lebih muda. Pria lebih banyak terserang ALS dibanding wanita.

Ice Bucket Challenge

Membangkitkan kewaspadaan mengenai ALS dilakukan melalui berbagai cara unik, salah satunya dengan “Ice Bucket Challenge“, alias tantangan menumpahkan air es ke atas kepala, yang mendadak viral awal Agustus 2014.

Tantangan ini diikuti sejumlah pesohor yang menggunggah aksi mereka “mandi” air es ke media sosial, seperti pesepakbola Cristiano Ronaldo, komedian Chris Pratt, Editor Vogue Anna Wintour, David Beckham, Justin Bieber, Lady Gaga, Oprah, hingga mantan presiden George W. Bush.

Tantangan tersebut punya syarat unik, yakni harus menyebutkan sang penantang, kemudian menominasikan orang lain dan kemudian menumpahkan air es ke kepala. Kontestan juga harus menyumbang sebanyak US$ 10 atau setara Rp12 ribu kepada ALS Association di Amerika Serikat atau Motor Neurone Disease Association di Inggris.

Mereka yang menolak melakukan tantangan tersebut diharuskan menyumbang sebesar US$ 100 atau setara Rp1,2 juta untuk riset ALS. (ms)