Ollie Vokalis Arkarna: Indonesia Seperti Rumah Sendiri

Ollie, vokalis arkarna  

Ollie, vokalis arkarna  

VIVAlife -Band asal Inggris, Arkarna untuk keempat kalinya hadir di Indonesia untuk menyelenggarakan konser. Setelah cukup lama vakum, band beranggotakan Ollie Jacobs, Matt Hart, Tim Owen dan David Landers itu kembali lagi ke Indonesia dalam konser ‘Arkarna Party Tour Indonesia 2013′.

Menurut perwakilan promotor SIM Entertaiment, Taufan Hunneman, kembalinya Arkarna ke Indonesia cukup membanggakan karena Indonesia dipercaya stabil dan aman.

“Bagi kami, ini hal yang membanggakan. Bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk Indonesia. Karena Membuktikan Indonesia stabil, menciptakan kesan yang baik kalau Indonesia tempat yang aman buat menggelar konser,” ucapnya saat jumpa pers di Rolling Stone, Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu malam.

Sang vokalis, Ollie yang berkesempatan hadir malam itu pun menyatakan konser nanti akan sangat menyenangkan. Ia sudah menganggap Indonesia sebagai rumah sendiri.

“Kita senang kembali ke Jakarta dan Bali. Kami merasa seperti di rumah di sini. Sangat hebat. Kami sudah sering ke Indonesia. Tapi untuk konser nanti, kami tetap bekerja keras, latihan agar tampil hebat,” tuturnya.

“Kami cinta Indonesia, dan Indonesia mencintai kami. Jadi kami seperti saling bergandengan tangan. Pokoknya aku tidak menjelaskan dengan kata-kata lagi,” lanjutnya.

Segala persiapan pun sudah selesai dilakukan. Band pelantun ‘So Little Time’ itu akan tampil di Jakarta pada 31 Mei dan Bali pada 2 Juni mendatang.

“Di Jakarta nanti mereka akan main di tennis Indoor Senayan. Nanti akan ada dua stage, di dalam sama di luar untuk artis-artis pendukungnya. Di Bali 2 Juni di Hard Rock Cafe karena strategis di Kuta. Kita harap, bukan cuma bule doang yang datang, tapi orang Indonesia juga nonton,” harap Taufan.

Harga tiket untuk Arkarna Party Tour Indonesia 2013 di Jakarta dibagi menjadi tiga kelas yaitu VIP Rp715ribu, Tribune Rp435ribu, dan Festival Rp295ribu. Sedangkan untuk di Bali hanya satu kelas yaitu Festival Rp295ribu. (sj)

“The G-day” Salon Pernikahan Untuk Kaum Gay

Pernikahan gay (REUTERS/ Adrees Latif)

Pernikahan gay (REUTERS/ Adrees Latif)

VIVAlife – Prancis menjadi salah satu negara yang melegalkan hubungan sesama jenis. Kaum gay, di negera itu juga dapat dengan mudahnya mengapdosi anak-anak, sebagai pelengkap rumah tangga. Namun, tampaknya dua poin itu masih dianggap kurang oleh kelompok gay di Prancis.

Melansir Genius Beauty, baru-baru ini kelompok gay di Prancis menyatakan keinginan untuk memiliki pernikahan yang nyata, seperti pasangan normal lainnya yang menikah di depan altar. Dengan rambut tertata rapi, wajah menawan dengan polesan makeup, serta kostum pernikahan yang membuat mereka tampil seperti ‘raja dan ratu’.

Dalam sekejap, keingginan pecinta sejenis itu pun terkabul. Seorang pengusaha dengan cepat membuka salon pernikahan khusus gay. The G-day nama salon itu. Ini adalah salon pernikahan pertama untuk gay di Prancis.

Para calon pengantin sesama jenis, tidak hanya dapat memilih kostum pengantin yang mereka inginkan, tapi juga dekorasi dan upacara yang akan dilangsungkan. Pemilik salon juga bekerja sama dengan desainer dan butik terkenal untuk melengkapi persiapan pesta pernikahan.

“Belum Ada Judul” Buka Konser Kangen Iwan Fals

Iwan Fals (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

Iwan Fals (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAlife - Penyanyi legendaris Iwan Fals sepertinya ingin membuktikan dirinya eksis di dunia musik Indonesia. Malam ini, Sabtu 25 Mei 2013, ia tampil prima dalam konsernya di Serang, tepatnya di Lapangan Wulan Dira.

Dalam konser, Iwan Fals memanjakan penggemar setianya dengan 18 lagu andalan. Dengan gitar dan harmonika kesayangannya, Iwan membuka konser dengan lagu “Belum Ada Judul”.

“Semuanya senang. Oke bro kita lanjutkan malam Minggu ini dengan lagu-lagu saya,” ujarnya di atas panggung penuh semangat.

Penampilan pria berusia 51 tahun itu masih sangat enerjik. Ia lalu membawakan serangkaian lagu hitsnya. Antara lain, “Tak Lagi Biru Lautku”, “Desa”, “Bongkar”, “Robot Bernyawa”, “Kuda Lumping”, “Nyanyian Jiwa”, “Tergila-gila”, “Aku Sayang Kamu”, “Entah”, “Lagu Satu”, “Air Mata Api”, “Sampah”, “Hio”, dan “Kesaksian”.

Ia merasa sangat tersanjung dengan kehadiran ribuan OI (Orang Indonesia), sebutan untuk para penggemarnya. Mereka dengan setia menunggu penampilannya sejak sore hari.

“Ini dari Serang semua? Terima kasih sampai saat ini masih mencintai saya,” ujarnya. (art)

Wajib Tahu, Penyakit yang Bisa Memicu Disfungsi Ereksi

Gangguan seksual. (istockphoto)

Gangguan seksual. (istockphoto)

VIVAlife - Tak banyak pria menyadari bahwa disfungsi ereksi atau DE dapat disebabkan penyakit tertentu. Salah satunya adalah diabetes. Pria yang mengalami diabetes, berisiko dua kali lebih tinggi memiliki kadar hormon testosteron lebih rendah.

Sindrom metabolik ini akan membuat level testosteron berkurang 30-40 persen. Padahal, kadar testosteron sangat penting dalam menciptakan hasrat seksual, mempertahankan tingkat energi, dan menciptakan suasana hati yang baik. Kesemuanya merupakan hal utama dalam melakukan aktivitas seksual.

“Kelainan metabolik (sindrom metabolik) dapat menjadi salah satu timbulnya DE, karena adanya gangguan pada produksi testosteron,” ujar Em Yunir SpPD, KEMD, ahli endokrin FKUI-RSCM, saat ditemui di Jakarta.

Oleh karena itu, pria dengan diabetes sangat dianjurkan untuk mengontrol gula darahnya secara teratur. Kalau tidak dikontrol dapat menyebabkan kerusakan pada organ vital pada tubuh, termasuk organ seksual.

“Kemampuan organ vital mengembang akan melemah, kecepatan respons pada stimulasi butuh waktu lama. Kondisi ini biasanya akan menetap,” ujar dr. Em Yunir.

Terkait data keterkaitan antara diabetes melitus dengan disfungsi ereksi, di Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo misalnya, tercatat sebanyak 40 persen pria dengan diabetes mengalami disfungsi ereksi.

Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah disfungsi ini, yang harus diterapi pertama kali adalah penyakit penyerta terlebih dahulu. Baru dilakukan penyembuhan disfungsi ereksi.

Untuk menjaga kualitas kehidupan seksualnya, penderita diabetes harus menerapkan gaya hidup sehat. Dianjurkan untuk berhenti merokok, dan tidak minum minuman alkohol. Menurut dr. Em Yunir, 50-60 persen pasien diabetes bisa disembuhkan, namun tergantung dari tingkat keparahan penyakit.

Selain itu, bukan hanya penyakit diabetes yang memicu disfungsi ereksi pada pria. Hipertensi, penyakit jantung, dan obesitas juga bisa memicu gangguan seksual pada pria. Faktanya, pria dengan lingkar perut lebih dari 90 cm atau obesitas berisiko tinggi mengalami disfungsi ereksi. (art)