Kantor dengan Pemandangan Terbaik di Dunia

Pemandangan Matahari Terbit dari Kokpit Pesawat Jodi Martin Garcia (Officewithviews.com)

Pemandangan Matahari Terbit dari Kokpit Pesawat Jodi Martin Garcia (Officewithviews.com)

VIVAlife – Apa yang akan Anda lakukan bila punya kesempatan bekerja di kantor dengan pemandangan paling indah di seluruh dunia? Kemungkinan besar, Anda akan melakukan hal yang sama dengan Jordi Martin Garcia.

Pria asal Spanyol ini memang beruntung. Jendela kantornya tidak dipadati barisan gedung dan atap rumah yang tumpang-tinding. Melainkan langit luas tak berbatas.

Dimana Garcia bekerja?

Selama 15 tahun terakhir, Garcia mengarungi angkasa sebagai pilot pesawat jet. Dia menyebut kokpit pesawatnya sebagai “kantor” dengan pemandangan paling fantastis.

Dengan alasan itu, Garcia kerap mengabadikan bentang alam saat dia mengudara. Hasilnya, ribuan foto cantik yang menggambarkan keindahan alam.

Dari kebun tulip penuh warna-warni, semburat oranye matahari senja, awan bergulung-gulung hingga pemandangan kelip lampu kota di malam hari.

Semua itu kemudian dia bukukan dalam buku fotografi berjudul “El Tiempo Visto Desde el Cielo,” yang dijual secara terbatas di Spanyol. Lewat buku tersebut, Garcia juga berharap bisa mengajarkan kecintaan terhadap lingkungan pada para mahasiswanya di Akademi Pilot.

Adapun foto-foto pemandangan cantik yang diabadikan Garcia juga diunggah ke sebuah situs bertajuk www.officewithviews.com.

“Ketika saya terbang, saya selalu dikelilingi pemandangan indah. Saya pikir, kenapa tidak mengabadikan semua keindahan ini dan membagikannya pada orang lain,” papar Garcia, dilansir Daily Mail.

Garcia kerap merekam keindahan tersebut saat terbang melintasi Eropa. Salah satu pemandangan yang paling menakjubkan adalah saat Garcia merekam gulungan awan dan hujan di ketinggian 12 ribu meter.

Selain itu, foto lain yang juga menjadi favorit Gracia adalah bentang alam pegunungan yan tertutup salju.

Kendati kerap merekam pemandangan indah menggunakan kamera, Garcia tidak melupakan tugas utamanya sebagai penerbang.  “Saya hanya memotret saat tengah terbang santai,” katanya. (ita)

Kantor dengan Pemandangan Terbaik di Dunia

Pemandangan Matahari Terbit dari Kokpit Pesawat Jodi Martin Garcia (Officewithviews.com)

Pemandangan Matahari Terbit dari Kokpit Pesawat Jodi Martin Garcia (Officewithviews.com)

VIVAlife – Apa yang akan Anda lakukan bila punya kesempatan bekerja di kantor dengan pemandangan paling indah di seluruh dunia? Kemungkinan besar, Anda akan melakukan hal yang sama dengan Jordi Martin Garcia.

Pria asal Spanyol ini memang beruntung. Jendela kantornya tidak dipadati barisan gedung dan atap rumah yang tumpang-tinding. Melainkan langit luas tak berbatas.

Dimana Garcia bekerja?

Selama 15 tahun terakhir, Garcia mengarungi angkasa sebagai pilot pesawat jet. Dia menyebut kokpit pesawatnya sebagai “kantor” dengan pemandangan paling fantastis.

Dengan alasan itu, Garcia kerap mengabadikan bentang alam saat dia mengudara. Hasilnya, ribuan foto cantik yang menggambarkan keindahan alam.

Dari kebun tulip penuh warna-warni, semburat oranye matahari senja, awan bergulung-gulung hingga pemandangan kelip lampu kota di malam hari.

Semua itu kemudian dia bukukan dalam buku fotografi berjudul “El Tiempo Visto Desde el Cielo,” yang dijual secara terbatas di Spanyol. Lewat buku tersebut, Garcia juga berharap bisa mengajarkan kecintaan terhadap lingkungan pada para mahasiswanya di Akademi Pilot.

Adapun foto-foto pemandangan cantik yang diabadikan Garcia juga diunggah ke sebuah situs bertajuk www.officewithviews.com.

“Ketika saya terbang, saya selalu dikelilingi pemandangan indah. Saya pikir, kenapa tidak mengabadikan semua keindahan ini dan membagikannya pada orang lain,” papar Garcia, dilansir Daily Mail.

Garcia kerap merekam keindahan tersebut saat terbang melintasi Eropa. Salah satu pemandangan yang paling menakjubkan adalah saat Garcia merekam gulungan awan dan hujan di ketinggian 12 ribu meter.

Selain itu, foto lain yang juga menjadi favorit Gracia adalah bentang alam pegunungan yan tertutup salju.

Kendati kerap merekam pemandangan indah menggunakan kamera, Garcia tidak melupakan tugas utamanya sebagai penerbang.  “Saya hanya memotret saat tengah terbang santai,” katanya. (ita)

FOTO: Kla Project Bocorkan Lagu Baru di Solo

KLA Project menggelar Konser Peace and Love di Solo (29/8/14) (VIVAnews/Fajar Shodiq)

KLA Project menggelar Konser Peace and Love di Solo (29/8/14) (VIVAnews/Fajar Shodiq)

VIVAlife - Grup band era 90-an, Kla Project menyambangi Kota Solo. Grup band yang beranggotakan tiga personel ni tampil selama 1,5 jam dalam konser bertajuk Peace and Love di Ballroom The Sunan Hotel Solo pada Jum’at malam, 29 Agustus 2014.

Dalam konser ini, Kla sempat membawakan satu lagu anyarnya berjudul “Mana Kutahu”.

Grup yang digawangi Katon, Lilo dan Adi Adrian ini naik panggung sekitar jam 21.30 WIB. Sebelumnya konser diisi dengan girlband arahan Katon Bagaskara, Violet, dan band The Jumpers asal Semarang.

Band yang dibentuk tahun 1988 ini langsung menghangatkan Klanese (sebutan fans Kla Project) dengan lagu “Satu Kayuh Berdua”. Berturut-turut, Kla Project melantunkan tembang lawasnya seperti “Terkenang”, “Menjemput Impian”, dan “Gerimis”.

Saat hendak melanjutkan lagu kelima, Katon sedikit membocorkan kisah tentang tembang anyar mereka. Tembang berjudul “Mana Kutahu” ini merupakan ciptaan dari Adi Adrian.

“Ini tampil pertama kali live membawakan lagu “Mana Kutahu”. Tapi sebentar ya, saya buka kepekan (contekan). Saya masih lupa syairnya. Karena ini lagu diciptakan Adi Adrian. Mari tepuk tangan untuk Adi Adrian dan Kla Project, ” seru Katon Bagaskara, sang vokalis.

Usai menyanyikan lagu baru, Kla secara maraton kembali menyanyikan tembang lawasnya. Seperti “Meski Tlah Jauh”, “Prahara”, “Waktu Tersisa”, “Lagu Baru”, “Terpurukku di Sini”, “Tak Bisa ke Lain Hati”, juga “Yogyakarta”. Konser ditutup dengan lagu “Tentang Kita”.

Salah satu penonton, Ardian Triwasana, mengatakan bahwa dia sangat menyukai lagu-lagu yang dibawakan Kla Project. Menurutnya lagu-lagu itu everlasting alias tak lekang waktu. Ardian, yang datang bersama istri, sangat menikmati konser itu.

“Saya itu terakhir melihat konser Kla sudah lama banget. Kalau tidak salah, konsernya di Stadion Manahan, Solo, ” ujar Ardian yang juga menjabat sebagai Dandim O735 Surakarta ini.

Simak foto-foto konser KLA Project di bawah ini:

KLA Project menggelar Konser Peace and Love di Solo (29/8/14)

Aksi Romulo Radjadin alias Lilo saat konser “Peace and Love” di Ballroom The Sunan Hotel Solo. |FOTO: VIVAnews/Fajar Shodiq

KLA Project menggelar Konser Peace and Love di Solo (29/8/14)

Adi Adrian menciptakan lagu baru untuk KLA Project, berjudul “Mana Kutahu”. Cuplikan lagu tersebut dinyanyikan di konser Peace and Love. |FOTO: VIVAnews/Fajar Shodiq

KLA Project menggelar Konser Peace and Love di Solo (29/8/14)

Katon Bagaskara menyapa penggemar di Ballroom The Sunan Hotel Solo, saat konser Peace and Love. |FOTO: VIVAnews/Fajar Shodiq

KLA Project menggelar Konser Peace and Love di Solo (29/8/14)

Konser Peace and Love yang digelar di Ballroom The Sunan Hotel Solo, menjadi pengobat rindu bagi para Klanese. | FOTO: VIVAnews/Fajar Shodiq

Resmi Menikah, Ini yang Diminta Angelina Jolie

Angelina Jolie mengajukan permohonan internasional agar krisis Suriah segera diatasi. (REUTERS/Neil Hall)

Angelina Jolie mengajukan permohonan internasional agar krisis Suriah segera diatasi. (REUTERS/Neil Hall)

VIVAlife – Usai meresmikan pernikahannya dengan aktor kenamaan Brad Pitt, di Chateau Miraval, Prancis, Sabtu pekan lalu, Angelina Jolie tak lantas berbulan madu. Dia justru sibuk mengurusi para pengungsi Suriah.

Jolie baru-baru ini mengajukan permohonan internasional agar negara-negara di dunia bisa membantu menyelesaikan krisis Suriah. Permohonan Jolie tersebut dipublikasikan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat, 29 Agustus 2014.

Adapun permohonan Angie berkaitan dengan pengumuman PBB sebelumnya yang menyebutkan bahwa jumlah pengungsi Suriah telah mencapai 3 juta orang.

“Tiga juta pengungsi bukan lagi sekadar statistik, melainkan menjadi indikasi kegagalan bangsa di dunia untuk mengakhiri perang di Suriah,” ujar Jolie, dikutip Huffington Post.

Lebih lanjut, Jolie mengungkapkan bahwa stabilitas internasional mengalami kebocoran di Suriah. “Resolusi keamanan PBB diabaikan sementara kejahatan perang terjadi setiap hari. Negara-negara perbatasan Suriah terbebani oleh pengungsi dan banyak dari pengungsi yang sekarat di Laut Mediterania, mereka putus asa ingin mencapai Eropa,” tambah Jolie.

PBB mengumumkan bahwa mereka mendata lebih dari 3 juta pengungsi Suriah di negara-negara tetangga, sejak perang sipil pecah pada 2011. Secara keseluruhan, hampir setengah populasi Suriah telah direlokasi.

Hingga saat ini, belum ditemukan titik cerah guna menyelesaikan konflik yang terjadi. PBB memeringatkan warga bahwa kekerasan masih akan terus terjadi dan akan semakin parah bagi warga yang terjebak di dalam negeri.

“Hal tersebut membuat warga semakin sulit mengungsi,” papar Jolie.

Menyetujui pendapat Jolie, Komisioner PBB Antonio Guteres mendeskripsikan krisis Suriah sebagai kondisi darurat kemanusiaan terbesar di era modern.

Angelina Jolie merupakan perwakilan UNHCR, badan PBB yang mengurusi pengungsi internasional. (art)