Inter dan Napoli Sama-sama Tumbang

Inter digasak Udinese, Napoli dibungkam Roma.

Klub

Berita Terkait

  • Walter Mazzarri Sepakat Gabung Inter Milan?
  • Benitez: Saya Ingin Kembali ke Italia
  • Babak I, Inter Kesulitan di Kandang Genoa
  • Cavani Ungkap Kisruh Rumah Tangganya
  • Marek Hamsik Mengaku Nyaris Gabung AC Milan

Pemain Inter Milan (REUTERS/Giorgio Perottino)

VIVAbola – Inter Milan harus menutup musim ini dengan hasil pahit. Menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu, 19 Mei 2013, mereka digasak 2-5.

Di babak pertama, Inter bahkan sudah tertinggal 1-3. Gol Udinese dicetak Gianpiero Pinzi, Marizio Domizzi dan Antonio Di Natale. Sedangkan balasan dari Nerazzurri datang dari Juan.

Pada paruh waktu kedua, Zebrette kembali menambah dua gol melalui Gabiel Silva dan Luis Muriel. Sementara Inter memperkecil kekalahan lewat torehan Tomasso Rocchi.

Hasil itu membuat Inter harus menyelesaikan kompetisi ini dengan menduduki posisi kesembilan. Untuk Udinese, mereka finish di posisi keenam dan berhak tampil di Liga Europa.

Napoli Kalah dari Roma
Nasib serupa dialami runner-up Serie A, Napoli. Mereka harus mengakui keunggulan 2-1 AS Roma kala bertandang ke Olimpico.

Giallorossi berhasil unggul lewat dua gol Marquinho dan Erik Lamela. Sedangkan satu-satunya gol balasan Partenopei diciptakan top scorer Serie A musim ini, Edinson Cavani.

• VIVAbola   |   Share :  

Cerita Katon Bagaskara Soal Insiden Jatuh dari Panggung

Katon digotong setelah jatuh dari panggung dalam konser reuni Sabtu 18 Mei 2013 (VIVAnews/Shalli)

Katon digotong setelah jatuh dari panggung dalam konser reuni Sabtu 18 Mei 2013 (VIVAnews/Shalli)

VIVAlife - Di tengah konser reuni Kla Project Sabtu malam kemarin, Katon Bagaskara mendadak harus dilarikan ke rumah sakit. Ia terjatuh sampai cedera dan berdarah. Setelah sempat dilarikan ke RS Mintoharjo, hari ini ia dipindahkan ke RSPP, Jakarta Selatan.

Katon menceritakan kronologi cedera yang dialaminya. “Waktu lagu Yogyakarta (Kla Project), saya ambil Iphone saya, mau record penonton yang nyanyi lagu itu, bagus banget,” ujarnya saat dikunjungi di RSPP, Minggu, 19 Mei 2013.

Mantan suami Ira Wibowo pun berjalan sampai ke ujung panggung. Sayangnya, ia tidak terbiasa dengan desain panggung yang unik itu. Kalau biasanya panggung berbentuk kotak, kali ini bentuknya bintang.

“Jadi ujungnya lancip. Pas lagi di ujung, kaki kiri saya terpeleset,” ia melanjutkan. Akibatnya, Katon pun terjatuh. Tulang belikatnya patah dan retak, kupingnya pun berdarah. 

Pentolan Kla Project itu menyimpan kekhawatiran tersendiri. Ia di antara dua pilihan, dioperasi oleh dokter atau sinse. Pasalnya, tulang belikatnya yang patah posisinya dekat dengan paru-paru dan jantung.

“Bahaya kalau operasi, banyak sekali syaraf dan pembuluh darah yang kalau dokternya nggak expert bisa terpotong,” ujarnya menerangkan. Kemungkinan besar, Katon lebih memilih mendatangkan sinse yang memang expert di bidangnya. 

Saat ini, sambil menunggu sinse kondisi Katon bisa dibilang cukup parah. “Bergerak aja udah nggak bisa. Tadi saya coba bangun, untuk sampai duduk itu sakitnya luar biasa,” tuturnya.

Beruntungnya, selain cedera fisik, ia tidak mendalami cedera lain yang lebih serius. Memori otaknya pun masih bisa mengingat semua, bahkan kejadian saat dirinya terjatuh. Respon panca inderanya pun normal.

Musibah itu terjadi saat Katon tampil di acara Konser Reuni Persahabatan 8 Bintang di Lapangan D, Senayan, Jakarta, Sabtu malam (18/5). Ia terjatuh dari panggung yang tingginya sekitar 1,75 meter. Katon sempat dilarikan ke RS Mintoharjo, lalu dipindahkan ke RS Pusat Pertamina (RSPP) sekitar pukul 1 dini hari.

Cerita Katon Bagaskara Soal Insiden Jatuh dari Panggung

Katon digotong setelah jatuh dari panggung dalam konser reuni Sabtu 18 Mei 2013 (VIVAnews/Shalli)

Katon digotong setelah jatuh dari panggung dalam konser reuni Sabtu 18 Mei 2013 (VIVAnews/Shalli)

VIVAlife - Di tengah konser reuni Kla Project Sabtu malam kemarin, Katon Bagaskara mendadak harus dilarikan ke rumah sakit. Ia terjatuh sampai cedera dan berdarah. Setelah sempat dilarikan ke RS Mintoharjo, hari ini ia dipindahkan ke RSPP, Jakarta Selatan.

Katon menceritakan kronologi cedera yang dialaminya. “Waktu lagu Yogyakarta (Kla Project), saya ambil Iphone saya, mau record penonton yang nyanyi lagu itu, bagus banget,” ujarnya saat dikunjungi di RSPP, Minggu, 19 Mei 2013.

Mantan suami Ira Wibowo pun berjalan sampai ke ujung panggung. Sayangnya, ia tidak terbiasa dengan desain panggung yang unik itu. Kalau biasanya panggung berbentuk kotak, kali ini bentuknya bintang.

“Jadi ujungnya lancip. Pas lagi di ujung, kaki kiri saya terpeleset,” ia melanjutkan. Akibatnya, Katon pun terjatuh. Tulang belikatnya patah dan retak, kupingnya pun berdarah. 

Pentolan Kla Project itu menyimpan kekhawatiran tersendiri. Ia di antara dua pilihan, dioperasi oleh dokter atau sinse. Pasalnya, tulang belikatnya yang patah posisinya dekat dengan paru-paru dan jantung.

“Bahaya kalau operasi, banyak sekali syaraf dan pembuluh darah yang kalau dokternya nggak expert bisa terpotong,” ujarnya menerangkan. Kemungkinan besar, Katon lebih memilih mendatangkan sinse yang memang expert di bidangnya. 

Saat ini, sambil menunggu sinse kondisi Katon bisa dibilang cukup parah. “Bergerak aja udah nggak bisa. Tadi saya coba bangun, untuk sampai duduk itu sakitnya luar biasa,” tuturnya.

Beruntungnya, selain cedera fisik, ia tidak mendalami cedera lain yang lebih serius. Memori otaknya pun masih bisa mengingat semua, bahkan kejadian saat dirinya terjatuh. Respon panca inderanya pun normal.

Musibah itu terjadi saat Katon tampil di acara Konser Reuni Persahabatan 8 Bintang di Lapangan D, Senayan, Jakarta, Sabtu malam (18/5). Ia terjatuh dari panggung yang tingginya sekitar 1,75 meter. Katon sempat dilarikan ke RS Mintoharjo, lalu dipindahkan ke RS Pusat Pertamina (RSPP) sekitar pukul 1 dini hari.

Hamil Anak Kedua, Shanty Ngidam Unik

Shanty (VIVAnews/Adri Irianto)

Shanty (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAlife - Penyanyi Indonesia yang sudah lama berdomisili di Hong Kong, Shanty, tengah mengandung anak kedua. Usia kehamilannya sudah mencapai empat bulan. Tak seperti perempuan hamil lain yang biasa mengidamkan makanan, Shanty justru mengidamkan beberapa hal unik, seperti menyanyi di atas panggung.

Meski sampai terasa ngos-ngosan karena harus menyanyi saat hamil, ia justru merasa puas. Bahkan, saking antusiasnya di pentas, Shanty sampai lupa bahwa dirinya tengah hamil. 

“Jejingkrakan di atas panggung, puas ya, karena memang ngidamnya nyanyi, manggung, makanan Indonesia,” ujarnya saat ditemui di kawasan Bangka, Jakarta Selatan, Minggu, 19 Mei 2013.

Bahkan, ia sempat ngidam menonton konser Aerosmith. Sayang, grup band cadas itu batal datang ke Indonesia. Namun, tak dipungkiri dengan adanya calon anak kedua ia jadi lebih bersemangat kerja. 

Shanty terus-terusan mencari tawaran manggung, termasuk di Indonesia. Selama tiga minggu belakangan, ia sempat tiga kali menyanyi di beberapa acara.

“Pokoknya baby saya kayaknya kepengen banget nyanyi di panggung,” ia menambahkan.

Untuk kehamilan kedua ini, Shanty mengakui tidak terlalu rewel. Saat hamil anak pertama, Juno, ia terlalu banyak mencari informasi hingga akhirnya overload. Berat badannya naik 26 kg saat itu. Kini, Shanty lebih santai. 

Ia juga tak terlalu memikirkan bagaimana susahnya nanti mengurus dua anak yang masih kecil. Pasalnya, ia sudah menanti kehamilan keduanya itu sejak lama.

Lagipula, ia termasuk ibu yang memang santai. Mengurus anak pertamanya, Juno, pun tak terlalu ketat. Berbeda dengan sang suami yang semua harus teratur. 

“Namanya juga anak-anak, itu hanya sekali seumur hidup. Jadi biarkan aja dia mau ngapain. Tapi tetap ada batasannya,” katanya lagi.